Detail Cantuman Kembali

XML

pengaruh posisi in dan out bentuk I pada receiver tube pada AC untuk mengurangi beban kinerja kompresor


Dalam pengoperasian sistem pendingin udara pada kapal, kebutuhan akan efisiensi energi menjadi perhatian utama guna mendukung kenyamanan awak serta efisiensi operasional. Air conditioner (AC) kini telah menjadi kebutuhan penting, termasuk pada ruang-ruang tertutup di atas kapal. Seiring meningkatnya penggunaan AC, diperlukan inovasi yang mampu menekan konsumsi daya namun tetap memberikan performa optimal. Salah satu upaya efisiensi dilakukan melalui penelitian mengenai pengaruh variasi panjang receiver tube terhadap kinerja AC, dengan tujuan mengurangi beban kerja kompresor. Berdasarkan studi sebelumnya, digunakan panjang receiver tube bervariasi: 90 mm, 100 mm, 110 mm, 130 mm, 140 mm, 150 mm, dan 160 mm, dengan diameter tetap 52 mm. Dari hasil pengujian, panjang receiver tube 130 mm terbukti paling efisien dengan nilai Coefficient of Performance (COP) tertinggi yaitu 81, konsumsi daya sebesar 198 watt, dan estimasi biaya operasional bulanan (24 jam per hari) sebesar Rp205.956. Jika dibandingkan dengan konsumsi listrik AC standar tanpa receiver tube yang mencapai Rp297.480 per bulan, maka efisiensi biaya mencapai 30,76%. Hal ini menegaskan bahwa penerapan receiver tube sepanjang 130 mm dapat menjadi solusi hemat energi yang efektif, termasuk untuk sistem pendingin udara di kapal.
Galih Setiadi - Personal Name
Dr. Urip Prayogi, S.T., M. T. - Personal Name
622.25.20 Gal p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2025
Surabaya
vii, 112 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...